Langsung ke konten utama

GAMBARAN KEGIATAN PEMBATIK LEVEL 4. UNTUK KAMU YANG INGIN BERGABUNG JADI SAHABAT RUMAH BELAJAR atau DUTA RUMAH BELAJAR?

 


Tahapan coaching PembaTIK level 4 Berbagi telah selesai dilaksanakan mulai dari 21 September s.d 23 September 2020 secara sinkronus via zoom meeting. Coaching ini merupakan rangkaian kegiatan dalam Pembatik Level 4. Selama 3 hari Sahabat Rumah Belajar 2020 mendapatkan materi dari para coach ahli dari PUSDATIN KEMDIKBUD dengan dipandu oleh DUTA RUMAH BELAJAR Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Coaching yang disampaikan terfokus pada berkas pra bimtek dan tugas akhir yang harus dikumpulkan oleh SRB 2020 sebelum tanggal 21 Oktober 2020. Adapun materi yang disampaikan oleh tutor diantaranya adalah penulisan blog, pembuatan vlog, dan sosialisasi RUMAH BELAJAR.


Pembukaan Coaching pembaTIK Level 4 via Zoom Meeting


          Berkas pra bimtek yang harus dilengkapi, diantaranya adalah : Curiculum Vitae (CV), Portofolio, dan Esai. Curiculum Vitae  (CV) dapat dibuat dalam bentuk format video/ multimedia/ infografis. Portofolio (hasil karya), dapat berupa video, produk multimedia atau dalam bentuk lainya. Esai berupa tulisan motivasi menjadi duta rumah belajar 2020 dengan maksimal 500 kata. Adapun tugas akhir terdiri dari penulisan blog, pembuatan video dan sosialisai RUMAH BELAJAR. Semua berkas dan tugas akhir dikumpulkan sebelum tanggal 21 Oktober 2020.

      Berikut saya akan memberikan gambaran kegiatan coaching mulai dari hari pertama sampai dengan hari ketiga.

        Kegiatan coaching hari pertama diikuti peserta Sahabat Rumah Belajar dari seluruh provinsi, dibuka oleh plt GTK Kemdikbud dan pemateri yang memberikan gambaran umum kegiatan PembaTIK Level 4 tahun 2020.  Peserta kemudian dipecah ke room provinsi masing-masing. Ada 2 pemateri yang menyampaikan materi pendahuluan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kep. Babel dan LPMP. Selanjutnya diskusi langsung dipandu oleh DRB, hari pertama dibahas mengenai sosialisasi Rumah Belajar. Kegiatan sosialisasi ini merupakan rangkainan tugas akhir yang harus dilakukan dengan ketentuan : Tatap Muka dengan jumlah akumulasi minimum 60 peserta dan Tatap Maya dengan jumlah akumulasi minimun 100 peserta. Target sasaran sosialisasi bisa komunitas guru, guru sekolah ataupun pihak terkait yang memanfaatkan portal Rumah Belajar.

            Rumah belajar adalah portal belajar online yang bisa digunakan sebagai alternatif pilihan belajar di masa pandemik covid 19. Penasaran kan apa isi Rumah Belajar? Rumah belajar dapat diakses melalui laman berikut : https://belajar.kemdikbud.go.id/


Kegiatan Coaching hari kedua dan ketiga membahas tentang penulisan Blog dan pembuatan video, yang masing-masing disampaikan oleh Dr. Ika Kurniawati dan Bapak Danang langsung dari PUSDATIN KEMDIKBUD. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan blog diantaranya adalah konten dan kreatifitas memberikan wawasan yang komprehensif. Kemudian postingan harus menyajikan sudut pandang yang terfokus, didukung oleh pendukung yang efektif atau tautan ke situs web atau dokumen yang relevan. Postingan ditulis dengan kreatif untuk merangsang dialog dan komentar. Gaya penulisan sebaiknya diseusaikan dengan audiens. Tulisan dalam blog ditulis dengan pilihan variasi kata yang menunjukkan ciri dari penulis, dan meminimalisir kesalahan dalam penulisan (typo).   

Pembuatan vlog termasuk ke dalam tugas akhir dari kegiatan PembaTIK 2020. Sahabat Rumah Belajar telah melewati rangkaian kegiatan di level 2 dan level 3 yang dalam penugasan juga berupa pembuatan video best practice dan video media pembelajaran . Berkaca dari pengalaman pembuatan video sebelumnya, ada beberapa hal yang perlu menjadi point perhatian pada pembuatan vlog. Penentuan tema disesuaikan relevan dengan pemanfaatan portal rumah belajar yang diiimplikasi kan dalam pembelajaran di sekolah maupun pembelajaran jarak jauh. Tema yang dipilih mampu menjadi inspirasi bagi para guru untuk menerapkan TIK dalam proses pembelajaran.  Untuk menghasilkan kualitas video yang baik perlu memperhatikan pengambilan gambar baik dari sisi angle, teknik shoot, pencahayaan, dll. Penggunaan kamera HP sebisa mungkin untuk menghindari teknik zoom in, zoom out karena akan menurunkan kualitas rekaman video. Rekaman suara juga menjadi fokus dalam vlog, rekaman suara yang baik akan membuat pesan yang ingin disampaikan dari video dapat dipahami oleh audiens. Untuk menghasilkan kualitas rekaman suara yang jernih, proses perekaman sebaiknya dilakukan di temapat yang jauh dari gangguan untuk menghindari noise. Selain itu, hindari mengambil video di dalam ruangan yang luas karena akan menghasilkan berkurangnya kualitas suara. Berikut adalah contoh video yang dibuat pada tugas Pembatik Level 2 . 



       Proses editing video menggunakan aplikasi android. Untuk kualitas hasil editing yang lebih baik disarankan menggunakan aplikasi editing video untuk PC. Pada video ini saya mengoptimalkan aplikasi android dengan memanfaatkan fitur layar hijau (green screen) . 

PembaTIK level 4 telah memberikan banyak pengetahuan baru yang bermanfaat bagi guru agar memaksimalkan TIK sebagai garda depan dalam pelaksanaan proses pembelajaran di masa pandemik covid -19. Adanya rumah belajar menjadi alternatif pilihan utama para guru untuk mengkombinasikan pembelajaran dari rumah dengan penggunaan TIK. Fitur-fitur pada rumah belajar sangat menunjang para siswa untuk mendapatkan sumber belajar, kemudian ada fitur laboratorium maya yang juga dapat mengganti pembelajaran berbasis laboratorium secara virual. Dengan adanya rumah belajar, belajar menjadi lebih mudah, bisa dilakukan kapan saja dimana saja dan dengan siapa saja. 




Fitur Lab Maya dapat diakses  melalui
        

Yuk mari kunjungi dan gunakan portal Rumah Belajar , serta manfaatkan fitur-fitur di dalam nya. Dengan Rumah Belajar, belajar lebih mudah bisa kapan saja, dimana saja dengan siapa saja. Salam Rumah Belajar..

Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar 

Merdeka Belajarnya
Rumah Belajar Portalnya
Maju Indonesia 

#BabelBergerak #PembatikLevel4 #DRB2020 #RumahBelajar #Pusdatinkemdikbud  #dutarumahbelajar #pembatiklevel4babel #gurupenggerak #guruberbagi #merdekabelajar #kemdikbud_ri #IndonesiaMaju




Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL REFLEKSI MODUL 3.2 Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya

  Assalamualaikum, saya Arfi Kurniawan Calon Guru Penggerak Angkatan 9 Provinsi Kep. Bangka Belitung. Pada kesempatan ini saya akan menulis mengenai Jurnal Refleksi Dwi Mingguan pada modul 3.2 tentang Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya. Jurnal ini sebagai refleksi diri setelah selama dua minggu ke-2 mengikuti kegiatan Pendidikan CGP yang kedepannya akan ditulis secara rutin selama dua mingguan sebagai tugas yang harus dikerjakan oleh calon guru penggerak. Dalam menulis jurnal refleksi ini saya menggunakan model 4F (Fact, Feeling, Findings, dan Future, yang diprakarsai oleh Dr. Roger Greenaway. 4F dapat diterjemahkan menjadi 4P yakni : Peristiwa; Perasaan; Pembelajaran; dan Penerapan. 1.        Fact (Peristiwa) Setelah mempelajari modul 3.2, saya melanjutkan ke materi modul 3.2 Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya. Saya mulai mempelajari modul 3.2 tentang Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya secara daring di LMS dengan alur M-E-R-D-E-K-A y...

REFLEKSI MODUL 3.3 PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID

Pada kesempatan kali ini saya akan merefleksikan pembelajaran pada modul 3.3 mengenai Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid yang sudah saya pelajari selama 2 minggu. Saya akan melakukan refleksi dengan menggunakan metode 4F (Fact, Feeling, Findings dan Future) yang diprakarsai oleh Dr Roger Greenaway. 4F ini dalam Bahasa Indonesia dapat diterjemahkan menjadi 4P yaitu Peristiwa, Perasaan, Pembelajaran dan Penerapan.  Modul 3.3 ini merupakan modul terakhir dalam Program Guru Penggerak Angkatan IX tahun 2023. Syukur Alhamdulillah setelah melewati pembelajaran mulai dari Paket Modul 1 (Paradigma dan Visi Guru Penggerak), Paket Modul 2 (Praktik Pembelajaran yang Berpihak pada Murid) dan Paket 3 (pemimpin Pembelajaran dalam Pengembangan Sekolah), tentu sudah banyak ilmu-ilmu baru yang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran di sekolah. Pada modul 3.3 ini salah satu topik yang penting karena membahas program yang melibatkan siswa sebagai student agency. Keterlibatan siswa dalam...

KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 3.1 PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS NILAI-NILAI KEBAJIKAN SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN

PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS NILAI-NILAI KEBAJIKAN   Sebagai seorang pendidik seringkali akan  bersinggungan atau berhadapan dengan permasalahan-permasalahan di sekolah, yang berkaitan dengan kesiswaaan, tantangan/ hambatan dalam proses pembelajaran di kelas atau permasalahan dengan warga sekolah lain. Permasalahan-permasalahan ini tentu saja memerlukan solusi yang tepat. Oleh karena itu, sebagai pemimpin pembelajaran guru juga perlu memiliki kompetensi yang mumpuni dalam memutuskan solusi dari permasalahan tersebut. Harapan dari solusi yang diputuskan adalah solusi yang bisa memfasilitasi kebutuhan dari seluruh warga sekolah. Dalam hal ini misalnya permasalahan yang berkaitan dengan siswa dan pembelajaran di kelas solusi yang diputuskan oleh guru haruslah berpihak pada murid. Kemudian, solusi dari permasalahan yang berkaitan dengan warga sekolah juga harus memenuhi aspek  wellbeing warga sekolah.  Lalu,  Bagaimana  filosofi  Ki Hajar Dewantara denga...