Langsung ke konten utama

BELAJAR MENJADI MUDAH DENGAN RUMAH BELAJAR

Pandemik covid-19 telah mengubah paradigma pembelajaran yang selama ini terpusat di sekolah, menjadi pembelajaran yang dapat dilakukan kapan saja dimana saja dan dengan siapa saja. Pelaksanaan pembelajaran Jarak Jauh menjadi sebuah keniscayaan agar proses belajar mengajar tetap dapat berlangsung. Guru dituntut dapat melakukan proses pembelajaran secara online (daring) dengan kata lain haruslah menguasai teknologi informatika (TIK).

Perkembangan teknologi saat ini membuat peserta didik dapat mengakses materi pembelajaran/ sumber belajar melalui smartphone dengan mudah. Sebelum masa pandemik pun sebenarnya peserta didik dapat dengan mudah mengkonfirmasi penjelasan guru melalui smartphone. Penguasaan TIK menjadi sebuah keharusan bagi seorang pendidik agar tidak tertinggal dan setiap saat harus memperbaharui pengetahuan. Dengan demikian, Peran TIK menjadi sangat penting dalam pelaksanaan pembelajaran selama masa pandemik covid-19.

PembaTIK  merupakan salah satu program dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui PUSDATIN (Pusat Data dan Teknologi Informasi). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi TIK guru-guru di seluruh Indonesia. Ada 4 (empat) level yang dilalui dalam pembaTIK, yaitu Level 1 Literasi, Level 2 Implementasi, Level 3 Kreasi dan Level 4 Berbagi. Setiap level bersifat penyisihan,  yang pada akhirnya mencari Duta Rumah Belajar Tahun 2020.

Salah satu platform dikembangkan oleh KEMDIKBUD yang diimplementasikan dalam kegiatan pembaTIK adalah Portal Rumah Belajar. Rumah belajar hadir menemani aktivitas belajar siswa,  menyediakan fitur-fitur menarik yang dapat diakses dengan mudah.  Nah, portal rumah belajar dapat diakses melalui laman https://belajar.kemdikbud.go.id/ . Siswa dapat dengan mudah mencari sumber belajar  melalui tautan : https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/ .


Jangan lupa untuk Bapak/Ibu Guru segera bergabung dengan kelas maya , daftarkan sekolah bapak/ibu dengan mengklik tautan https://kelasmaya.belajar.kemdikbud.go.id/KelasMaya/User/Daftar . Dengan RUMAH BELAJAR, belajar bisa kapan saja, dimana saja dan dengan siapa saja..



Yuk mari kunjungi dan gunakan portal Rumah Belajar , serta manfaatkan fitur-fitur di dalam nya. Dengan Rumah Belajar, belajar lebih mudah bisa kapan saja, dimana saja dengan siapa saja. Salam Rumah Belajar..

Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar 

Merdeka Belajarnya
Rumah Belajar Portalnya
Maju Indonesia 

#BabelBergerak #PembatikLevel4 #DRB2020 #RumahBelajar #Pusdatinkemdikbud  #dutarumahbelajar #pembatiklevel4babel #gurupenggerak #guruberbagi #merdekabelajar #kemdikbud_ri #IndonesiaMaju


Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL REFLEKSI MODUL 3.2 Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya

  Assalamualaikum, saya Arfi Kurniawan Calon Guru Penggerak Angkatan 9 Provinsi Kep. Bangka Belitung. Pada kesempatan ini saya akan menulis mengenai Jurnal Refleksi Dwi Mingguan pada modul 3.2 tentang Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya. Jurnal ini sebagai refleksi diri setelah selama dua minggu ke-2 mengikuti kegiatan Pendidikan CGP yang kedepannya akan ditulis secara rutin selama dua mingguan sebagai tugas yang harus dikerjakan oleh calon guru penggerak. Dalam menulis jurnal refleksi ini saya menggunakan model 4F (Fact, Feeling, Findings, dan Future, yang diprakarsai oleh Dr. Roger Greenaway. 4F dapat diterjemahkan menjadi 4P yakni : Peristiwa; Perasaan; Pembelajaran; dan Penerapan. 1.        Fact (Peristiwa) Setelah mempelajari modul 3.2, saya melanjutkan ke materi modul 3.2 Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya. Saya mulai mempelajari modul 3.2 tentang Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya secara daring di LMS dengan alur M-E-R-D-E-K-A y...

REFLEKSI MODUL 3.3 PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID

Pada kesempatan kali ini saya akan merefleksikan pembelajaran pada modul 3.3 mengenai Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid yang sudah saya pelajari selama 2 minggu. Saya akan melakukan refleksi dengan menggunakan metode 4F (Fact, Feeling, Findings dan Future) yang diprakarsai oleh Dr Roger Greenaway. 4F ini dalam Bahasa Indonesia dapat diterjemahkan menjadi 4P yaitu Peristiwa, Perasaan, Pembelajaran dan Penerapan.  Modul 3.3 ini merupakan modul terakhir dalam Program Guru Penggerak Angkatan IX tahun 2023. Syukur Alhamdulillah setelah melewati pembelajaran mulai dari Paket Modul 1 (Paradigma dan Visi Guru Penggerak), Paket Modul 2 (Praktik Pembelajaran yang Berpihak pada Murid) dan Paket 3 (pemimpin Pembelajaran dalam Pengembangan Sekolah), tentu sudah banyak ilmu-ilmu baru yang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran di sekolah. Pada modul 3.3 ini salah satu topik yang penting karena membahas program yang melibatkan siswa sebagai student agency. Keterlibatan siswa dalam...

KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 3.1 PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS NILAI-NILAI KEBAJIKAN SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN

PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS NILAI-NILAI KEBAJIKAN   Sebagai seorang pendidik seringkali akan  bersinggungan atau berhadapan dengan permasalahan-permasalahan di sekolah, yang berkaitan dengan kesiswaaan, tantangan/ hambatan dalam proses pembelajaran di kelas atau permasalahan dengan warga sekolah lain. Permasalahan-permasalahan ini tentu saja memerlukan solusi yang tepat. Oleh karena itu, sebagai pemimpin pembelajaran guru juga perlu memiliki kompetensi yang mumpuni dalam memutuskan solusi dari permasalahan tersebut. Harapan dari solusi yang diputuskan adalah solusi yang bisa memfasilitasi kebutuhan dari seluruh warga sekolah. Dalam hal ini misalnya permasalahan yang berkaitan dengan siswa dan pembelajaran di kelas solusi yang diputuskan oleh guru haruslah berpihak pada murid. Kemudian, solusi dari permasalahan yang berkaitan dengan warga sekolah juga harus memenuhi aspek  wellbeing warga sekolah.  Lalu,  Bagaimana  filosofi  Ki Hajar Dewantara denga...